Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan

Obat Stress

Masih bahasan soal mengatasi stress, di artikel terpisah disebutkan salah satu cara mengatasi stress adalah dengan me-relaks-kan tubuh anda dan hirup aromateraphy dari ekstrak bunga-bungaan. Jenis bunga-bungaan yang diyakini aromanya mampu memberikan efek menenangkan adalah bunga lavender dan bunga chamomile.


Bunga Lavender
Nama latinnya Lavandula afficinalis syn.L. angustifolia (Lamiaceae), berbentuk kecil dan berwarna ungu, itulah penampakan bunga lavender. Tanaman ini berasal dari Eropa, tepatnya di wilayah Perancis. Digunakan sebagai parfum, perlengkapan upacara keagamaan (ritual) dan tanaman obat sejak zaman Romawi kuno. Sebutan bunga lavender bagi orang roma adalah lavare yang artinya menyegarkan.

Tumbuh baik di ketinggian 600 –1.350 m dpl di mana semakin tinggi tempat tumbuhnya, semakin baik kualitas minyak yang dihasilkannya. Perbanyakan tanaman lavender biasanya dengan menggunakan bijinya. Biji-biji yang tua dan sehat di-semaikan. Bila sudah tumbuh, dipindahkan ke polibag. Ketika tingginya mencapai 15 - 20 cm, dapat dipindahkan ke dalam pot atau ditanam di halaman rumah. Warna ungu yang menarik ini dapat digosokkan ke kulit, selain aroma wangi, anda pun akan terhindar dari gigitan nyamuk.

Sedangkan komposisi utama dalam minyak lavender adalah linalool asetat yang mampu mengendorkan dan melemaskan sistem kerja urat-urat syaraf dan otot-otot yang tegang, sehingga membentu mengatasi stress. Karena khasiat inilah bunga lavender sering digunakan sebagai bahan lotion antinyamuk, aromaterapi, parfum, minyak gosok, ramuan untuk mandi dan obat-obatan (lilyflowers-8.blogspot).


Bunga Chamomile
Bunga Chamomile sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno, yang digunakan untuk mengatasi stress dan berbagai masalah kesehatan. Kemudian disusul oleh bangsa Eropa 1600 tahun lagi kegunaannya untuk penyembuhan penyakit insomnia atau sulit tidur.

Sebuah Penelitian dipublikasikan oleh ACS Journal of Agricultural and Food Chemistry di Jepang dan Inggris membuktikan bahwa chamomile mampu menjauhkan anda dari penyakit diabetes (seperti kehilangan jarak pandang, kerusakan saraf, dan kerusakan ginjal). Dikarenakan kandungan bunga chamomile dapat menetralkan kadar gula dalam tubuh sehingga terhindar dari penyakit diabetes. Kandungan yang ada dalam bunga Chamomile diantaranya : Amico acid trytopthan, alpha-bisalcohol, chamozulene, polyines, flavonoid, dan glycine.

Dari kandungan zat tersebut, ada berbagai macam khasiat yang didapat :

1. Relaksasi Otot
Dari segi kesehatan, salahsatu tumbuhan tertua di dunia ini sangat berguna untuk relaksasi otot yang membantu menurunkan dan mengatasi stres dan ketegangan. Dengan semakin sedikit ketegangan yang dialami maka risiko terkena jantung pun akan semakin kecil

2. Detoksifikasi Tubuh
Chamomile juga memiliki manfaat detoksifikasi tubuh dengan cara membantu ginjal membersihkan produk buangan. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa minum teh Chamomile yang kini banyak dijual di pasaran

3. Mengatasi Insomnia
Bila Anda mengalami penyakit sulit tidur atau insomnia dapat diatasi dengan aroma chamomile yang menenangkan. Caranya adalah membakar batangan aromateraphy chamomile sesaat menjelang tidur

4. Menyembuhkan kram saat menstruasi
Chamomile dapat menghilangkan kejang atau kram perut di saat menstruasi. Perempuan yang mengonsumsi teh chamomile juga memproduksi zat yang disebut glycine, yang dapat meredakan kram saat menstruasi

Khasiat lainya untuk bagian luar tubuh, dapat menghaluskan kulit, menyembuhkan kulit terbakar, kulit terkena iritasi atau terluka. Bunga Chamomile banyak digunakan sebagai bahan untuk teh, aromateraphy, dan lotion (lilyflowers-8.blogspot).

Dari uraian mengenai manfaat bunga lavender dan chamomile diatas, untuk mengatasi stress saya merekomendasikan rangkaian perawatan relaksasi malam (bed time) Body and Mind dari Oriflame yang terdiri dari :

1. Sleep Easy Body Cream
Melembabkan kulit dan menghilangkan stress. Krim menyejukkan yang diperkaya dengan ekstrak lavender dan chamomile untuk membantu menenangkan perasaan anda

2. Sweet Dreams Mist
Baringkan kepala anda dan hirup aroma wangi lavender dan pashion flower yang menyamankan. Semprotkan pada tubuh, spei dan piyama sebelum anda tidur.

Mengatasi Stress

Stress adalah keadaan jiwa yang paling populer di abad ini. Banyak orang yang mengatakan bahwa mereka sedang mengalami stress atau mungkin anda sendiri sedang mengalaminya?
Stress bukan suatu penyakit, tetapi jika anda tidak mengobati stress dan tidak dapat mengatasinya dalam waktu tertentu, anda akan terkena banyak masalah kesehatan.

Dalam kehidupan modern setiap hari sarat dengan segala tuntutan dan permasalahan, ditambah berbagai beban hidup, membuat stress sepertinya jadi sesuatu yang tak terelakkan. Tekanan demi tekanan semacam itu jika dibiarkan akan sangat mengganggu secara psikologis. Namun, ada banyak cara untuk meredakan dan mengobati stress, simak 15 tips yang saya kutip dari sumber blogkitabersama.com berikut ini :

1. Ambil Jeda
Saat anda menyadari mulai merasakan tekanan, hentikan apapun yang tengah anda kerjakan dan katakan dalam hati pada diri anda sendiri ‘tenang.’

2. Atur Tarikan Nafas
Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada gerakan diafragma anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga anda mulai merasa terkendali.

3. Redakan Ketegangan
Jika anda sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut seleber yang anda mampu. Gerakan tangan dan lengan anda bergantian, lalu angkat bahu dan buat tubuh anda merasa rileks.

4. Bergeraklah
Lakukan jalan cepat, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress.

5. Berteriak Dan Menjerit
Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu.

6. Berpikirlah Positif
Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif – seperti misalnya ‘Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang 'negative' – dan ulangi secara teratur pada diri anda sendiri.


7. Temukan Ketenangan Dari Dalam
Visualisasi atau meditasi dapat membantu anda menemukan sebuah ketenangan dari dalam pada saat di sekeliling anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan.

8. Terapi Esensial Bunga
Hirup beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Lavender, Chamomile, Jan de Vries Emergency Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence.

9. Santap Makanan Sehat
Jalani diet makanan sehat dan jangan tergoda untuk makan berlebih. Santap makanan kecil yang sehat, seperti buah kering, biskuit gandung untuk membantu memperbaiki kadar gula anda.

10. Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Anda mungkin butuh grup vitamin B, dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada saat-saat penuh tekanan. Suplemen probiotik dapat juga membantu Anda mengatasi stress.

11. Dengarkan Musik
Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu anda lebih tenang. Suara alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir sangat idela.

12. Tertawa
Tonton komedi, tertawalah bersama teman anda, atau kunjungi website yang khusus menyediakan lelucon – tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress.

13. Pertegas Diri Anda
Belajarlah untuk bersikap lebih tegas. Berkata ‘Tidak’ untuk permintaan yang tak masuk akal akan membantu anda mengurangi tekanan.

14. Terorganisir
Mulai atur kehidupandan waktu anda secara efektif. Buat Prioritas sehingga anda dapat mengatasi tekanan dalam satu waktu.

15. Beri Pujian Pada Orang Lain
Buat sebuah poin dengan memberi pujian secara tulus pada orang lain di sekitar anda. Jika anda mampu membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri memberi efek positif pada anda juga.

Stress

Kenali Stress, Apa Sih Stress Itu...?
Istilah stress telah lama digunakan untuk menjelaskan suatu tuntutan untuk beradaptasi dari seseorang, ataupun reaksi seseorang terhadap suatu tuntutan tersebut. Stress adalah ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Untuk mengatasi stress, kita perlu tahu pemicunya serta gejala yang ditimbulkan.

Sumber dan macam-macam stres antara lain :
1. Kondisi biologis
Berbagai penyakit infeksi , trauma fisik dengan kerusakan organ biologik,mal nutrisi, kelelahan fisik, kekacauan fungsi biologik yang kontinyu

2. Kondisi Psikologis
a. Berbagai konflik dan frustasi yang berhubungan dengan kehidupan moderen
b. berbagai kondisi yang mengakibatkan sikap atau perasaan rendah diri (self devaluation ) seperti kegagalan mencapai sesuatu ynga sangat di idam-idamkan
c. berbagai keadaan kehilangan seperti posisi, keuangan, kawan atau pasangan hidup yang sangat dicintai
d. berbagai kondisi kekurangan atau cacat yang sangat menentukan seperti penampilan fisik, jenis kelamin, usia, intelegensi dan lain-lain
e. berbagai kondisi perasaan bersalah terutama yang menyangkut kode moral etika yang dijunjung tinggi tetapi gagal dilaksanakan

3. Kondisi Sosio Kultural
a. berbagai fluktuasi ekonomi dan segala akibatnya (menciutnya anggaran rumah tangga, pengangguran dan lain-lain)
b. Perceraian, keretakan rumah tangga akibat konflik, kekecewaan dan sebagainya
c. Persaingan yang keras dan tidak sehat
d. Diskriminasi dan segala macam keterkaitannya akan membawa pengaruh yang menghambat perkembangan individu dan kelompok
e. Perubahan sosil yang cepat apabila tidak diimbangi dengan penyusuaian etika dan moral konvisional ynag memadai akan terasa ancaman. Dalam kondisi terburuk nilai materikalistik akan mendominasi nilai moral spiritual yang akan menimbulkan benturan konflik yang mungkin sebagian terungkap, sedangkan sebagian lainnya menjadi beban perasaan individu atau kelompok

Stres memiliki dua gejala, yaitu gejala fisik dan psikis.
Gejala Fisik
Gejala stres secara fisik dapat berupa jantung berdebar, napas cepat dan memburu / terengah – engah, mulut kering, lutut gemetar, suara menjadi serak, perut melilit, nyeri kepala seperti diikat, berkeringat banyak, tangan lembab, letih yang tak beralasan, merasa gerah, panas , otot tegang.

Gejala Psikis
Keadaan stres dapat membuat orang – orang yang mengalaminya merasa gejala – gejala psikoneurosa, seperti cemas, resah, gelisah, sedih, depresi, curiga, fobia, bingung, salah faham, agresi, labil, jengkel, marah, lekas panik, cermat secara berlebihan
(sumber : yh4princ3ss.wp.com)